TANYA KENAPA :

Saya tahu, diluar sana pasti masih banyak orang-orang yang mungkin saja sedang menghadapi kemelut jiwa dan batin yang sama persis seperti yg pernah saya alami dulu dalam mencari kebenaran sejati.....so, harapan saya, mudah-mudahan teman-teman dapat terpuaskan melalui Blog ini, karena saya tau semua yang ada disini pasti akan menjawab semua pertanyaan dan dilema hati kamu..

STOP SEARCHING, karena..semua-semuanya sudah di rangkum komplit disini...

Dan Percayalah...bahwa hanya TUHAN JESUS lah satu-satunya jalan kebenaran dan jalan yang lurus

Tuesday, November 6, 2007

Nubuat tentang kedatangan muhammad menurut Alkitab

Umat muslim menganggap bahwa nabi besar mereka, muhammad saw, adalah nabi penutup atau nabi yang terakhir diutus oleh allah swt. Diantara para nabi yang disebutkan dalam kitab mereka, ada beberapa nabi (tidak semua) berasal dari Alkitab.

Rupanya, mereka mengklaim bahwa agama yang mereka bawa berasal dari akar yang sama, yaitu dari ibrahim (baca: Abraham). Nah, jika memang muhammad adalah nabi penutup atau yang terakhir diutus, seharusnya kedatangan nabi ini telah dinubuatkan dalam kitab yang terbit sebelum jaman muhammad (lahir th 570M).

Dan sudah seharusnya nabi ini memiliki tanda dan mujizat yang paling besar,lebih besar dari pendahulunya. Oleh karena itu, para cendekiawan muslim berusaha untuk memperlajari isi Alkitab, dengan tujuan untuk menemukan nubuatan tentang kedatangan nabi besar ini.

Kami dari pihak Kristen, walaupun tidak mengakui muhammad sebagai nabi terakhir, karena sampai detik ini pun Tuhan Yesus masih mengutus beberapa orang untuk bernubuat bagi bangsa2, mengadakan tanda dan mujizat agar kita menyadari bahwa kuasa Tuhan itubenar-benar nyata, tidak pernah berobah, dahulu, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Namun kami yang telah sedikit banyak lebih paham isi kitab suci kami, ingin membantu kalian dalam menemukan nubuatan tersebut dalam kitab kami.

Inilah beberapa temuan kami, mohon kalian meneliti dan merenungkannya:


1. Nabi Musa (bacalah Kitab Ulangan 13:1-5)

Poin:
- Akan ada seorang nabi yang mengajak untuk mengikuti allah yang tak dikenal.
- Tujuan nabi ini adalah untuk menyesatkan orang dari jalan yang diperintahkan TUHAN, Allah.
- Janganlah kalian dengarkan dia.

Tanggapan:
Nabi muhammad saw mengajak semua orang untuk masuk agama islam, menyembah allah swt, yaitu zat yang maha suci dan tinggal di kabah. Selain itu, ajarannya menyimpang dari ajaran TUHAN, Allah Israel.


2. Nabi Yosua (bacalah Kitab Yosua 23:6-8)

Poin:
- Peliharalah Kitab Hukum Musa, jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri.
- Jangan bergaul dengan bangsa lain (spt Arab misalnya)
- Jangan mengakui allah mereka.
- Jangan bersumpah demi nama allah mereka.
-Jangan beribadah atau sujud menyembah allah mereka.

Tanggapan:
Nabi muhammad saw adalah nabi dari Arab, memiliki allah sendiri, mengajak masuk islam dengan bersumpah kepada allahnya orang arab, dan beribadah dan sujud menyembah allah mereka yang tinggal di arab.

3. Nabi Yeremia (bacalah Kitab Yeremia 23:16)

Poin:
- Seorang nabi palsu hanya memberi harapan sia-sia.
- Seorang nabi palsu hanya mengungkapkan rekaan hatinya sendiri, bukan apa yang datang dari mulut Tuhan.

Tanggapan:
Ajaran nabi muhammad saw tidak memberikan kepastian tentang keselamatan kekal di sorga, hanya menduga-duga bahwa dengan pahala, berbuat amal sebanyak-banyaknya, kiranya, moga-moga, mudah-mudahan, bisa melebihi dosanya. Sampai saat ini muhammad masih di doakan oleh seluruh pengikutnya agar mendapatkan keselamatan, dan belum tampak adanya perubahan atas statusnya sampai saat ini.

4. Nabi Yehezkiel (bacalah Kitab Yehezkiel 13:3-6)

Poin:
- Nabi bebal yang mengikuti bisikan hatinya sendiri dan tidak melihat suatu pengelihatan.
- Pengelihatan mereka menipu dan tenungan mereka adalah bohong.
-Tuhan tidak mengutus mereka dan mereka tetap menanti firman bohong itu digenapiNya.

Tanggapan:
Dalam alquran memang tercantum beberapa ajaran dari Alkitab, untuk membenarkan diri bahwa islam yang dibawa muhammad berasal dari Allah Israel, namun akhirnya mengajarkan untuk menyembah allah arab yang tinggal di kabah. Ajaran yang berasal dari bisikan hatinya sendiri antara lain tentang halalnya wanita yang dikawini muhammad, halalnya merampok pedagang dijalan allah, halalnya berperang di jalan allah, tentang poligami, perbudakan, jin muslim, gambaran tentang surga, dsb.

5. Tuhan Yesus (bacalah Injil Matius 7:15-23, Markus 13:22, Lukas 17:1-2)

Poin:
- Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu.
- Dari buahnyalah engkau akan mengenal mereka.
-Penyesatan pasti terjadi, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.

Tanggapan:
Apakah muhammad saw nabi yang diutus oleh Allah Israel? nampaknya tidak, sebab mereka membenci bangsa israel. Adakah kasih yang sempurna dimiliki oleh seorang muslim? adakah mereka mampu mengampuni musuh2 mereka?

6. Rasul Petrus (bacalah Kitab 2Petrus 2:1-22)

Poin:
- Nabi palsu memasukkan ajaran sesat yang membinasakan
- Menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dari dosa, yaitu Yesus Kristus.
- Memiliki cara hidup yang dikuasai oleh hawa nafsu.
- Berani dan angkuh, tidak segan2 menghujat kemuliaan.
- Menjanjikan kemerdekaan kepada orang2, padahal mereka sendiri adalah hamba kebinasaan.


Tanggapan:
Nabi muhammad saw mengajarkan bahwa berjihad upahnya langsung masuk sorga, juga menyangkal Yesus sebagai Tuhan, hidup dalam hawa nafsu duniawi, dengan terang2an menyembah dan mencium batu, dan menjanjikan pengikutnya mendapat pengampunan dari allahnya, padahal dia sendiri berdosa.

7. Rasul Yohanes (bacalah Kitab 1Yohanes 2:18-27)

Poin:
- Kebenaran sama sekali tidak berdusta.
- Ajaran palsu menyangkal Yesus sebagai Kristus /Juruselamat Dunia.
- Ajaran palsu menyangkal Yesus sebagai Anak Allah.

Tanggapan:
Dalam alquran sudah jelas bahwa islam tidak mengenal adanya penebusan dosa, karena orang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan juga berkali2 mengajarkan bahwa Allah tidak memiliki, tidak mengangkat, mengadopsi, seseorang menjadi anakNya,bahkan mengajarkan bahwa Yesus bukan Allah, ataupun Anak Allah.


Demikianlah sedikit bantuan dari kami, tentang ayat Alkitab yang menyatakan bahwa akan muncul seorang nabi besar, yaitu nabi muhammad saw. kiranya apa yang telah kami kemukakan dapat berguna bagi semua pihak yang bersangkutan.Tuhan Yesus memberkati
.

NaBi ISA diDaLaM AL-QURAN

Cerita Nabi Isa di dalam Al-Quran sangat banyak, tapi ini sebagian besarnya.

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat[195] (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), (QS. Ali 'Imran : 45)

195
. Maksudnya: membenarkan kedatangan seorang nabi yang diciptakan dengan kalimat kun (jadilah) tanpa bapak yaitu nabi Isa a.s

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (QS. Ali 'Imran : 59)
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.
(QS. An Nisaa' : 171)

dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia adalah termasuk orang-orang yang saleh." (QS. Ali 'Imran : 46)

(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihiryang nyata." (QS. Al Maa'idah : 110)


Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, (QS. Maryam : 30)

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."
(QS. Maryam : 33)

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh? (QS. Al Baqarah)Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. (QS. Al Baqarah : 253)

Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.
(QS. Ali 'Imran : 196)

Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman. (QS. Ali 'Imran :49)

Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (QS. Ali 'Imran : 50)

Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. (QS. Al Maa'idah : 46)

Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.
(QS. Al Maa'idah : 78)

Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata." (QS. Ash Shaff : 6)

Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?" Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: "Kamilah penolong-penolong agama Allah", lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang.
(QS. Ash Shaff : 14)


Mohon maaf, nama saya Sembah Sujud, karena saya memang suka menyembah dan bersujud.
Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu" Markus 1:4

10 Alasan untuk Mempercayai Allah Menjadi Manusia

1. Seorang Perawan Mengandung

Jika Maria berkata benar, maka bayinya tidak mempunyai ayah manusia. Ia menyatakan bahwa seorang malaikat telah menampakkan diri kepadanya dan memberitahu dia bahwa ia akan mengandung seorang putra dari Roh Allah, dan bahwa anak ini, yang harus dinamainya Yesus, akan menjadi Putra Allah (Luk. 1:26-35). Jika Maria berbohong, maka malam kelahiran Yesus tidaklah kudus, dan satu-satunya yang diam adalah kebenaran. Tetapi, bagaimana kita bisa mengetahuinya? Bagaimana kita bisa menganggap serius suatu kisah yang biasanya dianggap pantas ditertawakan karena tidak dipercayai. Jawabannya ada dalam bagian selanjutnya. Jika tidak ada saksi-saksi ataupun bukti-bukti, kita bisa mengabaikan pernyataan-pernyataan Maria. Jika kehidupan putranya sama saja dengan kehidupan lainnya, pernyataannya tentang kelahiran dari seorang perawan akan menjadi hal termudah untuk dihilangkan dari seluruh kisah.

2. Seorang Nabi Perjanjian Lama Menubuatkan Tentang Pribadi Allah-Manusia

Apa yang kita ketahui adalah bahwa dalam abad ke-7 Sebelum Masehi, nabi Yesaya menubuatkan tentang seorang Hamba Tuhan yang akan memerintah dunia pada hari-hari yang terakhir. Ia menggambarkan suatu hari di mana seluruh bumi akan berdamai dan segala bangsa akan mendaki ke Yerusalem untuk menyembah Allah (Yesaya 2). Yesaya mengumumkan, "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai" (9:6). Yesaya juga memberikan suatu nubuat misterius yang hanya digenapi sebagian pada masa hidupnya. Nubuat tersebut diawali dengan, "Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia Imanuel" (7:14). Imanuel berarti "Tuhan beserta kita."

3. Para Malaikat Mengumumkan Kelahiran Tersebut

Di padang para gembala di luar Betlehem, sekelompok saksi menjadi jembatan antara Yesaya dan Maria. Menurut catatan Perjanjian Baru (Luk. 2:8-14), para gembala Yahudi yang ketakutan dikunjungi oleh seorang malaikat yang mengumumkan kelahiran Mesias yang sudah lama dinanti-nantikan Israel. Malaikat itu berkata, "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan" (ay. 10-12). Sebagaimana yang diberitakan oleh para gembala, langit dipenuhi dengan para malaikat yang memuji Allah dan berkata, "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya"

4. Suatu Tanda Muncul Di Langit

Menurut Perjanjian Baru, sebuah cahaya di langit memberikan kredibilitas tambahan untuk Maria. Sekelompok orang Majus dari Timur mengikuti sebuah "tanda menyerupai bintang" ke Betlehem, kota Yahudi. Yang mereka temukan adalah seorang anak yang mereka percayai sebagai Mesias Yahudi yang telah lama dinantikan. Selama ratusan tahun, para nabi Perjanjian Lama telah membicarakan tentang "sebuah Bintang" dan "suatu Tongkat Kerajaan" yang akan muncul dari Israel (Bilangan 24:17). Perjanjian Lama juga menubuatkan seorang pemimpin Israel yang akan muncul dari Betlehem, seorang pemimpin "yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala" (Mikha 5:2).

5. Waktunya Tepat

Banyak orang percaya bahwa orang Majus yang menyembah Yesus setelah kelahiran-Nya datang dari daerah Babilonia. Jika demikian, mereka mungkin saja memiliki akses kepada nubuatan seorang nabi Yahudi bernama Daniel. Selama masa pembuangan di Babilonia 400 tahun sebelumnya, Daniel menerima suatu visi yang memungkinkan perhitungan kedatangan Mesias Yahudi. Menurut visi Daniel, dari perintah untuk membangun kembali bait suci (458 atau 444 Sebelum Masehi), 69 kali "tujuh" masa akan diikuti oleh kedatangan dan kematian Sang Mesias (Daniel 7:13-14; 9:24-27). Sebagian orang percaya bahwa nubuatan ini meperkirakan jumlah hari yang tepat sampai masuknya Yesus ke Yerusalem. (Untuk keterangan lebih lanjut, lihat terbitan RBC berjudul "The Daniel Papers", Q1207).

6. Yesus Mengklaim Diri-Nya Setara Dengan Allah

Sebagian orang menganggap bahwa Yesus tidak pernah mengklaim bagi diri-Nya seperti apa yang dinyatakan oleh para pengikut-Nya. Namun kegemparan yang meliputi kehidupan-Nya dapat dijelaskan dengan sangat baik oleh pernyataan berulang-Nya tentang kesatuan-Nya dengan Allah. Yohanes, salah satu penulis Injil, mengutip perkataan Yesus, "... sebelum Abraham jadi, AKU ADA" (8:58). (Dalam Keluaran 3:14, nama AKU ADA dipakai Allah untuk memperkenalkan diri-Nya kepada Musa.) Yohanes juga mengutip Yesus mengatakan, "Aku dan Bapa adalah Satu" (10:30) dan "Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia" (14:7). Menurut Injil, Yesus berkata bahwa mengasihi atau membenci Dia, atau menerima atau menolak Dia sama dengan mengasihi atau membenci, menerima atau menolak Bapa-Nya di surga.

7. Sahabat-Sahabat-Nya Menyembah Dia

Ketika Tomas, salah satu murid Yesus, melihat Kristus yang bangkit, ia menyerukan, "Ya Tuhanku dan Allahku" (Yoh. 20:28). Bertahun-tahun kemudian, teman dekat dan pengikut Yesus, Yohanes, menuliskan, "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan....Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran" (Yoh. 1;1-3, 14). Sahabat lainnya, Petrus, dalam salah satu suratnya kepada gereja mula-mula, menyebut para pembacanya sebagai "mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus" (2 Petrus 1:1).

8. Musuh-Musuh Yesus Menuduh Dia Menghujat Allah

Sebagian orang menganggap bahwa Yesus tidak pernah mengklaim bagi diri-Nya seperti apa yang dinyatakan oleh para pengikut-Nya. Namun kegemparan yang meliputi kehidupan-Nya dapat dijelaskan dengan sangat baik oleh pernyataan berulang-Nya tentang kesatuan-Nya dengan Allah. Yohanes, salah satu penulis Injil, mengutip perkataan Yesus, "... sebelum Abraham jadi, AKU ADA" (8:58). (Dalam Keluaran 3:14, nama AKU ADA dipakai Allah untuk memperkenalkan diri-Nya kepada Musa.) Yohanes juga mengutip Yesus mengatakan, "Aku dan Bapa adalah Satu" (10:30) dan "Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia" (14:7). Menurut Injil, Yesus berkata bahwa mengasihi atau membenci Dia, atau menerima atau menolak Dia sama dengan mengasihi atau membenci, menerima atau menolak Bapa-Nya di surga.

9. Mujizat-Mujizat-Nya Mendukung Pernyataan-Pernyataan-Nya

Ketika Tomas, salah satu murid Yesus, melihat Kristus yang bangkit, ia menyerukan, "Ya Tuhanku dan Allahku" (Yoh. 20:28). Bertahun-tahun kemudian, teman dekat dan pengikut Yesus, Yohanes, menuliskan, "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan....Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran" (Yoh. 1;1-3, 14). Sahabat lainnya, Petrus, dalam salah satu suratnya kepada gereja mula-mula, menyebut para pembacanya sebagai "mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus" (2 Petrus 1:1).

10. Kepergian-Nya Lebih Besar/Agung Daripada Kedatangan-Nya

Sahabat-sahabat Yesus bisa saja ingin mempercayai bahwa Ia lebih dari seorang manusia, tetapi musuh-musuhnya tidak. Pemimpin-pemimpin agama Israel dipermalukan bila berpikir bahwa orang yang sama yang telah menuduh mereka sebagai orang munafik, para pemimpin buta yang menuntun orang buta, juga akan menyatakan bahwa Ia mengampuni dosa, berbicara tentang Allah sebagai Bapa-Nya, dan bahkan berkata bahwa Ia adalah satu dengan Allah. Dalam lebih dari satu kesempatan, para pemimpin Israel mengambil batu untuk membunuh Yesus sambil berkata, "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah" (Yohanes 10:33).

ANDA TIDAK SENDIRIAN bila Anda memiliki perasaan yang bercampur ketika Anda memikirkan tentang bukti yang mengelilingi kehidupan Yesus. Anda mungkin merasa terdorong untuk percaya bahwa Yesus adalah Putra Allah, tetapi Anda tidak yakin akan hubungan Anda dengan Dia. Jika memang demikian, yakinlah akan hal ini: Jika Anda menerima Dia, Ia akan menerima Anda. Jika Anda mau menerima tawaran-Nya akan pengampunan, kehidupan kekal, dan adopsi/penerimaan ke dalam keluarga Allah, Ia akan menjadi Juruselamat, Guru, dan Tuhan Anda.

Bila Anda belum pernah menerima Yesus demikian, kami mendorong Anda untuk dengan teliti membaca ayat-ayat Perjanjian Baru dari Roma 3:23 (yang berkata bahwa semua orang telah berbuat dosa), Roma 6:23 (yang berkata bahwa upah dosa ialah kematian rohani, keterpisahan dari Allah), dan Roma 10:13 (yang menjamin kita bahwa semua orang yang menyebut nama Tuhan Yesus akan diselamatkan). Untuk menerima karunia Allah, Anda dapat berdoa demikian: Ya Allah, saya tahu bahwa saya adalah seorang berdosa. Saya tidak dapat menyelamatkan diri saya sendiri. Saya percaya Yesus mati di atas kayu salib untuk dosa-dosa saya. Saya percaya Ia bangkit dari kematian untuk menyatakan kehidupan-Nya melalui semua orang yang percaya kepada-Nya. Saya sekarang menerima Dia sebagai Juruselamat saya. Saya menerima tawaran-Mu akan pengampunan dan kehidupan kekal. Terima kasih, ya Bapa. Dalam nama Yesus saya berdoa. Amin."

Silakan menghubungi kami untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang bagaimana bertumbuh di dalam kehidupan Anda yang baru sebagai anak Allah. Juga, berdoa kepada Allah untuk memimpin Anda kepada suatu gereja yang dengan setia mengajarkan Alkitab dalam semangat kasih dan keserupaan dengan Kristus. Anda telah menerima hadiah terbesar, hadiah yang dibeli oleh Allah sendiri, dan ditunjukkan hanya untuk anda.Silakan menghubungi kami melalui e-mail ke indonesia@rbc.org untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai bahan ini.